Tampilkan postingan dengan label seks wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seks wanita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Agustus 2010

Goda Pria Dengan Suara Serak Anda

Ternyata pria tak selalu tergoda dengan tampilan phisik yang seksi. Ada kalanya pria tergoda justru dengan sesuatu hal kecil tak terduga. Barangkali hal ini ada kaitannya karena pria mudah sekali berimajinasi terhadap hal-hal yang berhubungan dengan seks. Walaaah..... ada-ada saja cara memikat pasangan. Kali ini tip's murah meriah bagi para istri atau wanita yang menginginkan pria pendamping hidupnya selalu kangen berada dekat dengannya.

Menggoda suami dengan suara merupakan salah satu cara yang terlupakan. Biasanya Anda akan tampil mati-matian dengan mengenakan baju super seksi atau berdandan semaksimal mungkin untuk menggodanya. Tapi dengan suara saja, ternyata suami pun bisa tergoda?

Secara tidak sadar, saat Anda akan berbicara dengan suami, Anda akan merendahkan suara, sehingga terdengar berat dan serak. Untuk pria, suara berat Anda itu terdengar sangat menggoda bahkan membuat gairahnya meningkat.

Fakta ini membuktikan bahwa menggoda suami tidak melulu harus dengan memperlihatkan daerah dada atau paha saja. Saat berdekatan dengan suami, Anda akan berperilaku sangat feminin dan menurunkan intonasi suara Anda menjadi sangat lembut.

Dengan adanya fakta ini, sekarang Anda memiliki jurus baru agar suami cepat  pulang. Telepon suami di siang hari, berikan perhatian-perhatian kecil padanya dan berikan godaan 'nakal' dengan menggunakan suara berat dan serak Anda. Hal itu dapat meningkatkan imajinasi suami dan membuat ia cepat pulang.

Kalau si "dia" sudah pulang..... terserah Anda ??!!
sumber :wolipop.com

Senin, 08 Juni 2009

Gejala Disfungsi Ereksi dan Ereksi Pagi


Pada waktu pagi atau subuh, waktu mau buang air kecil atau malam hari dan waktu tidur, para pria biasa terbangun dengan penis dalam keadaan ereksi. Keadaan ini disebut ereksi malam (nocturnal erection) atau ereksi pagi (morning erection).

Morning erection (ereksi pagi) terjadi sejak mulai bayi. Menurut beberapa peneliti, waktu bayi dikandung pun penis mengalami ereksi di pagi hari. Pada umumnya ereksi pagi dialami pada saat mau bangun pagi dan akan buang air kecil. Sampai sekarang mekanisme ereksi pagi ini masih belum diteliti secara benar. Sebagian peneliti mengatakan ereksi timbul karena adanya tekanan air seni ke pembuluh darah balik (vena) sehingga darah sulit kembali ke badan. Sebagian lagi mengatakan pada waktu pagi, hormon testosteron akan meningkat. Peningkatan hormon inilah yang menyebabkan ereksi.

Pada waktu yang sama terkadang timbul mimpi sekaligus dengan ereksi. Bermimpi melakukan kontak seksual yang singkat sampai terjadi ejakulasi. Jadi, menurut teori pada waktu pagi konsentrasi testosteron akan meninggi sehingga akan mudah terjadi mimpi seks dan ereksi pagi. Sesudah buang air kecil, ereksi penis umumnya akan menurun pelan-pelan dengan sendirinya.
Pada pria muda, ereksi pagi cukup sering terjadi. Sebagian pria mengatakan mengalami ereksi hampir setiap pagi. Ada yang mengatakan sekitar 1 kali dalam 2 hari. Kualitas ereksi penis biasanya bervariasi, ada yang hanya membesar dan ada juga yang sampai bisa kaku.
Sesudah terbangun dengan ereksi penis yang keras, sebagian pria akan langsung pergi ke kamar mandi buang air kecil dan kemudian ereksinya menghilang. Tetapi ada juga sebagian pria yang mempermainkannya dengan memegang-megang penis sehingga memberikan kenikmatan seksual, lalu penis ereksi terus dan semakin keras. Sebagian kecil bahkan meneruskan dengan melakukan masturbasi sampai ejakulasi. Yang lain membiarkannya saja tanpa dipegang sampai penis lemas sendiri.

Pada pria yang sudah menikah, kadang-kadang ereksi dipertahankan terus, bahkan ada yang meneruskannya dengan percumbuan dengan istri. Bila istri menyambut, percumbuan bisa diteruskan sampai koitus. Tetapi sebagian istri tidak suka koitus pagi hari. Wanita merasa tidak tenang karena perhatiannya sudah tertuju pada persiapan aktivitas pagi terutama mengurus anak yang akan pergi ke sekolah.

Pada pria yang telah mengalami disfungsi ereksi, ereksi di pagi hari bisa atau sedikit jarang terjadi. Makin berat keadaan disfungsi ereksi, ereksi pagi akan semakin berkurang bahkan hilang sama sekali.

Biasa mengalami ereksi pagi 1 kali dalam 2 hari atau 1 kali dalam 3 hari, tetapi belakangan tidak terjadi lagi. Sejalan dengan itu ereksi pada saat koitus pun juga menurun sehingga koitus tidak bisa berlangsung atau tidak bisa selesai dengan baik.

Bila ereksi pagi menurun dan ereksi untuk koitus juga melemah yang menyebabkan koitus gagal, maka biasanya timbul perasaan khawatir atau timbul pertanyaan dalam otaknya, "Apa yang terjadi mengenai seks saya? Apakah masih bisa disembuhkan? Bagaimana nanti istri saya?. Ketakutan yang berlarut-larut akan membuat ereksi makin menurun dan penis sama sekali tidak bisa ereksi lagi. Bahkan membesar pun tidak bisa lagi. Penis akan berkerut dan terus lembek. (NL Tobing)

sumber :konseling.net